Rosita dengan tangan gemetar menghubungi mamanya, sungguh tak sanggup hatinya mengatakan semua ini pada orang tuanya apalagi kini yang menjadi korban adalah Abang yang sangat dia sayangi. Galih selalu menjaga dirinya bagaimanapun keadaannya, dia rela celaka demi Rosita agar baik-baik saja. Rosita merasa selama ini dia hanya benalu yang selalu menyusahkan orang banyak, terutama Keluarga dan sahabatnya. Rosita bukan orang yang setangguh Skyla dan dia merasa sudah cukup dia ingin mandiri agar tidak merepotkan orang lain, Rosita hanya takut dia orang pembawa sial bagi orang terdekatnya, kenapa orang yang berada di dekatnya selalu mendapat celaka ketika bersama dirinya, dari Rizal dan sekarang kakak nya pun mengalami hal yang sama. Telepon pun tersambung, tapi hanya isakan yang keluar dari

