MINERVO 165 : Keberagaman Dalam Bermasyarakat

1512 Words

Di sepanjang jalan menuju rumah Naomi, Melody dan Paul tampak berjalan dengan hening, yang terdengar cuma suara decakkan kaki mereka saat menginjak-injak permukaan pasir yang empuk. Burung-burung mungil yang bertengger di pepohonan kering bercicit-cicit ria, menghiasi suasana salah satu distrik di Kota Sablo yang cukup sepi, panas, dan gersang. Paul mau pun Melody terus melangkahkan kakinya dengan pelan, mereka telah berjalan beratus-ratus meter dari supermarket dan selama di perjalanan, tidak terdengar pembicaraan sedikit pun dari mulut pemuda-pemudi tersebut. Mereka tampak serius pada pikirannya masing-masing: Paul terlihat tidak sabar ingin cepat-cepat menemui dan membawa pulang Naomi ke Swart, dia akan melakukan apa pun agar sepuluh pahlawan bimbingannya bisa lengkap kembali, sementa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD