Waktu sudah menunjukkan lewat tengah malam, namun Audy masih belum beranjak dari tempatnya tadi, bahkan baju nya pun masih berantakan, hanya suara sunyi dan sepi yang menemani tangis Audy dalam gelap malam ini. Berbagai pikiran berkecamuk dalam otaknya, rasa takut lebih mendominasi, rasa bersalah dan menyesal, bahkan ada perasaan bahwa dirinya 'kotor' meskipun Gala tidak sampai menjamahnya lebih jauh. Dia tau, dia bukanlah gadis baik-baik, hingar bingar dunia malam, night club sudah sering dia sambangi tapi tetap semua itu masih dalam ambang batas, dia mengerti batasan dalam bergaul apalagi dia juga memegang teguh prinsipnya, selama ini yang di lakukan dengan Gala masih sebatas ciuman. 'Gue harus secepatnya pergi dari sini, apapun caranya,' begitu tekadnya. Dengan mengumpulkan sisa kek

