Kemarahan Ibu

1400 Words

Kini Blue Sea memahami kenapa Kejora memancarkan mata penuh luka yang mendalam. Dia tidak habis pikir kenapa wanita secantik dan sepolos Kejora tapi tidak mendapatkan cinta dari suaminya. "Lelaki macam apa yang tega menyakitimu?" batin Blue Sea pilu. "Sea, kenapa kamu menjadi bengong?" tanya Kejora heran. "Tidak, aku hanya kasihan padamu. Pasti saat ini hatimu begitu terluka," jawab Blue Sea bersimpati Seketika Kejora tertawa terbahak - bahak, membuat Blue Sea menjadi semakin heran. "Jangan bercanda! Kami menikah bukan karena dasar cinta, jadi walaupun dia mau bersama wanita lain aku tidak akan kecewa. Sudahlah, jangan bahas lagi! Baksonya sudah datang, ayo kita makan saja," kata Kejora santai. "Kamu sungguh gadis yang aneh, Kejora. Saat seharusnya kamu menangis tapi kamu malah terta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD