Di Antara Dua Pilihan

1132 Words

Biarpun selama ini Kejora diperlakukan secara tidak adil, tapi mengingat setidaknya Ayahnya tersebut tetap merawatnya walau bukan darah daging sendiri membuat Kejora merasa sayang pada Arya. Sosok Ayah yang tegas dan gagah kini sedang terbujur lemah membuat hati Kejora merasa pilu. "Levian, Ayah kenapa masih belum sadar juga? " tanya Kejora lemas. "Ayah Syok, sehingga penyakit darah tingginya semakin naik. Kata dokter bisa kemungkinan terkena penyakit stroke," jawab Levian tak kalah bersedih. "Ya ampun," pekik Kejora menatap lagi sang Ayah. Setelah beberapa menit kemudian Arya membuka mata, akan tetapi tangan kiri dan mulutnya sudah untuk digerakkan. Seluruh keluarga hanya bisa meratapi kemalangan Arya. Arya sendiri yang mendapati dirinya susah bergerak hanya bisa meneteskan air

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD