Kejora masih di periksa oleh dokter. Di luar ada Haidar, Imron dan Ulva yang sedang menunggu dengan perasaan cemas. Haidar sendiri merasa menyesal kenapa tadi pagi membiarkan istrinya kedinginan di depan rumah. "Haidar, semalam kalian pulang jam berapa?" tanya Imron. "Jam lima pagi pa, kami terlalu bersenang - senang sampai lupa waktu," jawab Haidar yang tidak bisa berbohong. Ulva langsung terkejut, berarti tadi pagi saat menyuruh menantunya memasak rawon kejora bukan baru bangun tidur, melainkan baru pulang dan tentunya kecapean. Ulva pura - pura ke toilet karena takut jika ketahuan suaminya kalau dialah yang membuat menantunya kecapean. Tak lama setelah itu dokter keluar ruangan dengan senyuman yang mengembang. "Bagaimana menantu saya?" tanya Imron harap - harap cemas. "Selamat,

