Kecemasan

1345 Words

Happy Reading. "Mayudi tunggu aku!" Arabella berlari sambil berseru ke arah Mayudi, mendekati perempuan itu dengan senyum lebar. Sedangkan Mayudi sendiri hanya menghela napas pendek, ingin menasihati Arabella supaya tidak berlarian seperti anak kecil. Sayangnya pikiran Mayudi langsung terenggut ketika melihat Arabella yang datang sendirian, tidak bersama Lukas. Segera, setengah Arabella berdiri di hadapan, Mayudi langsung memasang ekspresi kebingungan. "Lukas?" Arabella mengernyit heran, tapi di detik selanjutnya dia menyadari maksud di balik pertanyaan Mayudi. "Oh, dia sedang ada urusan. Aku tidak bisa menunggunya. Sepertinya dia akan berbicara lama," beritahunya dengan nada ringan. "Dengan siapa," Mayudi kembali melempar pertanyaan, masih kurang puas dengan jawaban Arabella. Mata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD