Chapter 24

1783 Words

"Di mana lo?" tanya Ken tanpa basa-basi saat sambung telpon Arga terhubung. "Haaa, apa?" "Lo di mana njir!" tanya Ken lagi dengan nada kesal. "Haaa, gak kedengeran." "Ke luar dulu lo!" pekik Ken lebih keras.  Bukan, Arga bukan dalam mode tak bisa mendengar. Hanya saja, Arga sedang berada di Bar miliknya. Suara dentuman musik mmebuat Arga tak bisa mendengar ucapan Ken. "Ahhh iya iya." ujar Arga yang mendengar potongan ucapan Ken. "Kenapa?" tanya Arga saat dia sudah berada di tempat yang jauh lebih sepi dari sebelumnya. "Di mana lo?" tanya Ken. "Tempat biasa." "Masih aja. "Lo tu yang ke mana aja! Gak pernah ke sini lagi." ujar Arga  "Malas." "Halah! Yang ada kelonan mulu lo sama dheera." "Nah, itu tau." "Ya ya ya, terserah lo aja. Btw, kenapa lo nelpon gua? Yakali cuman nanya g

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD