Dheera sedang berdiri di depan televisi menunggu Ken yang entah datang entah tidak, setelah memutuskan telpon begitu saja. Dheera berlari menuju pintu saat bel kamarnya berbunyi 2 kali. "Nah!" ujar Ken sambil menyodorkan sebuah paper bag yang disinyalir adalah sebuah pembalut. Dheera tersenyum dan meraih paper bag tersebut lalu masuk ke dalam kamar dan menuju kamar mandi tanpa berbicara sepatah kata pun termasuk terima kasih pada Ken. "Gitu aja? Setelah gue berjuang buat beli itu?" tanya Ken pada dirinya sambil menatap Dheera yang pergi begitu saja. Setelah beberapa menit di dalam kamar mandi, Dheera ke luar dengan wajah leganya dan berjalan menuju Ken dan mengecup pipi Ken singkat. Ken hanya diam sambil menatap Dheera seakan meminta sebuah kata apresiasi atas apa yang dilakukannya seb

