7.

771 Words

Nella tersenyum jahil ke arah Kia dan Nando yang baru bangun tidur, Kia merasa tak enak pada mertuanya karena kesiangan bangun. "Pengantin baru, gimana tadi malam? lancarkan?" goda Nella. "Lancar dong ya, sampai telat bangun gitu." sambung Nella di selingi tawanya. Hal itu kembali sukses membuat kedua pipi Kia memerah, ternyata ibu dan anak suka sekali menggoda dirinya. "Mama!" tegur Nando merasa tak enak melirik ke arah Kia yang kini menundukkan kepalanya. "Maaf, maaf. mama terlalu senang nak." "Tapi Kia jadi malu gitu ma." "Kia sayang, maafin mama yang lancang bertanya begitu." Kia mengangkat kepalanya dan menggeleng. "Enggak apa-apa ma, malahan Kia merasa gak enak. hari pertama menjadi menantu di keluarga ini, tapi Kia sudah kesiangan bangunnya." "Ah, santai saja nak. oh ya, ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD