"Hiks!" suara tangisan Aisyah terdengar pilu. Nella dan Rasyid merasa iba mendengarnya. "Coba ceritakan sayang." bujuk Nella. "Terlalu sakit bunda, bahkan untuk mengingatnya saja Aisyah gak sanggup." "Tapi ada baiknya kalau kamu curhat sayang, insyaallah hati kamu jadi lebih plong dan lega." Nella terus membujuk Aisyah agar bercerita untuk mengurangi beban yang di pikulnya. "Bunda, apakah Aisyah boleh tinggal di sini untuk sementara waktu?" Nella dan Rasyid saling pandang saat mendengar ucapan Aisyah. "Boleh sayang, pintu rumah ini selalu terbuka untuk kamu." akhirnya Nella mengizinkan Aisyah untuk tinggal di rumahnya. Aisyah merasa sangat senang dan langsung memeluk tubuh tantenya, Nella membalas pelukan Aisyah dengan perasaan yang campur aduk. Ada rasa gelisah saat Nella menye

