“Apa maksudmu menganggu kami?” Robert mulai tidak sabar dengan kehadiran Rose di antara mereka, ia menatap Rose dengan jengah. Rose mendengus kesal. “Aku merindukanmu Rob, aku hanya ingin melihat wajahmu.” Robert tersenyum sinis, jika Rose bukanlah seorang wanita, ia pastikan wanita itu akan pergi dari mereka dengan cara yang kasar. “Hentikan permainanmu Rose, aku sudah mengenalmu semenjak kita masih anak-anak.” Robert menatap Rose dengan tajam. Rose mengendikkan bahunya dengan tidak acuh. “Terserah kamu mau percaya atau tidak, aku hanya merindukanmu. Aku pesan makanannnya, boleh gabung kan?” Tanpa menunggu jawaban dari Dara maupun Robert, Rose memanggil seorang pramusaji dan mulai memesan makanan. Ia tersenyum tanpa dosa kepada Dara dan juga Robert. *** “Cari tahu tentang seorang wa

