Mood Irina mendadak jelek setelah melihat tas yang dibawa oleh sekretarisnya. Baru saja dia membangga-banggakan dirinya sebagai wanita paling spesial karena mendapatkan hadiah mahal dan spesial dari Bima, sekarang ia justru melihat ternyata gadis miskin seperti Sella juga punya. Ia mendengus kesal sambil melirik suaminya, dan tak lama kekesalan itu bertambah saat Sella berjalan mendekati panggung. Mendadak Bima terlihat tenang dan berdiri menegakkan tubuh seolah sedang menunggu Sella naik ke atas panggung itu. Irina melirik Sella tajam dan pandang matanya tak teralihkan dari tas yang dibawa oleh sekretaris itu. Sella pun menaiki tangga lalu mendekati Bima terlebih dahulu karena berada lebih dekat. "Selamat ya Pak Bima," ucap Sella sambil mengulurkan tangan pada lelaki yang telah membu

