karna bingung akhirnya marvin membeli semua ukuran dress,bh dan cd dibeli oleh marvin
saat marvin membukanya ternya pintu ruangan vip tersebut sudah tidak terkunci lagi
bos!, tuan!"panggil marvin
ceklek
soni membuka pintu lalu mengambil barang yang dibawa marvin
setelah berganti pakaian soni langsung keluar
cari siapa yang berani beraninya mencoba menjebak saya"kata soni
apa?? kapan?? "tanya marvin panik
soni menatap marvin jengah
cepat cari! "sentak soni
siap bos"sahut marvin
sepertinya jiwa bobrok marvin sedang kumat
kemudian soni kembali kedalam kamar
vir, vira"panggil soni
bangun vir"panggil soni lagi
ehm mm"vira mulai menggeliat
sedetik kemudian..
awww hiks hiks sakiiitt"rintih vira
sakit!? dimana? "tanya soni panik
hiks hiks disini om"jawab vira
soni merasa sangat bersalah melihat hasil perbuatannya
mil*k vira bengkak dan memerah
gimana ni,kalau aku nggak bisa jalan nanti sonya bisa curiga"dalam hati vira
soni langsung mengangkat vira menuju kamar mandi dan membantunya membersihkan tubuh
setelah membantu vira memakaikan dress yang dibelikan oleh marvin,soni menuntun vira menuju sofa diluar ruang vip
wajah vira masih terlihat sangat pucat karna menahan sakit
sora sedari kesal dan marah karna tidak ada yang terekam oleh kamera dan cctv
ayo saya antar kamu pulang"tawar soni
vira langsung menyetujuinya karna tidak mungkin dengan kondisi sekarang melayani tamu,berjalan saja hampir tidak bisa ia lakukan
marvin sudah menahan kim dan menyuruh anak buanya membawa kim kesuatu tempat yang jauh dari permukiman penduduk
tuan,saya sudah menaham kim"lapor marvin
bagus, sekarang kamu ambil dan buang pakaian dan sprei kasur yang ada dikamar"titah soni
ba baik tuan"jawab marvin ragu ragu
mana kunci mobil?? "tanya soni
marvin menyerahkan kunci mobil ketangan soni
setelah itu soni langsung membawa vira menuju mobilnya
untung sudah dijadikan satu"gumam marvin lega
sebelumnya soni sudah mengumpulkan pakaiannya dan vira lalu menggulungnya dengan sprei yang kotor karna bercak darah
sora langsung menuju ruang vvip
karna mengira vira masih terkurung didalam kamar bersama om om
ia sangat terkejut saat bertemu dengan marvin
oh good ganteng banget!! "jerit sora dalam hati
marvin tidak mempedulikan sora yang menatapnya penuh kagum
ia langsung pergi membuang pakaian kotor kemudian membayar lalu pergi lagu menuju hotel dengan menaiki taksi
disepanjang jalan...
kamu tinggal dimana vir?? "tanya soni
di a apartemen sewaan om"jawab vira pelan tanpa berani menatap kearah soni
vira sangat malu mengingat kejadian semalam
oh ya tempat tinggal kamu dimana?? "tanya soni
dijalan....
tak lama kemudian mereka sampai dialamat yang ditunjukkan oleh vira
soni membantu vira berjalan menuju apartemennya..
lantai berapa?? "tanya soni
empat"jawab vira
wah nona vira sudah punya pacar"ledek penjaga apartemen
vira hanya tersenyum membalas perkataan jo
soni terlihat seperti masih berumur 25 tahun dimata mereka
saat didepan pintu apartemen
masuklah"suruh soni
ma makasih om"ucap vira
kalau butuh apa apa telfon om"soni memberikan kartu nama miliknya kepada vira
vira tersenyum getir saat teringat bahwa dirinya sudah tidak suci lagi
soni tersenyum melihat ekspresi wajah vira
tenang saja,om pasti tanggung jawab kok"kata soni sambil tersenyum
cuup
soni mengecup kening vira
masuk"titah soni
vira akhirnya masuk kedalam apartemen
setelah mengantar vira soni langsung menghubungi marvin kemudian pergi ketsmpat dimana tuan kim disekap
di apartemen...
derrtttt
ponsel vira bergetar
mm hallo"suara vira terdengar parau karna setelah soni pergi vira langsung menangis sejadi jadinya
lo dimana vir?? lo abis nangis ya?? "tanya sonya panik
gue diapartemen"jawab vira
trus suara lo kenapa?? "tanya sonya
tenggorokan gue sakit son,jangan bawel napa! "jawab vira kesal
yaudah, pulang nanti gue beli buat buat lo"kata sonya
vira langsung mematikan panggilan
vira kembali menangis sambil memegang perutnya yang masih rata
dia yakin salah satu dari sekian ratus ribu benih yang sekarang berada dirahimnya akan menjadi bayi
nggak, gue nggak mau"vira menggeleng pelan
apa yang harus gue lakukan?? "tanya vira pada dirinya sendiri
terbayang kembali malam panasnya bersama soni semalam
dan bagaimana tubuh kekar soni bermain diatasnya,keringat mengalir diwajah tampan soni membuat vira tersihir
arrgghh!!!! "vira menarik rambutnya