***** Bis biru muda bercampur tua, bercorak putih itu sempat ramai dengan tour guide yang berceloteh di depan—dekat supir. Demi memeriahkan perjalanan, dia membicarakan banyak hal. Sebenarnya, tidak jauh-jauh dari yang sudah dikatakan guru-guru—soal akan kemana mereka, dan kapan rombongan itu akan tiba. “Mungkinkaaah~ Kita ‘kan selalu bersama~ Walau terbentang jarak antara kitaaa~” Sebuah lagu berkumandang, bersama dengan suara wanita yang memegang mic di depan, diikuti gadis-gadis lainnya. Ini adalah salah satu kegiatan yang diadakan pemandu wisata itu untuk menghibur para penumpang, dan membuat mereka merasa nyaman.“Biarkan ku peluk erat bayangmuuu~ ‘Tuk melepaskan semua kerinduankuuu” “Oooh~” Tepuk tangan meriah terdengar memenuhi ruangan itu. Wali kelasnya berhasil menyelesaikan

