Shevaya melihat Theo tidur dengan tenang selama perjalanan, anak itu memang selalu nyaman dalam dekapan Denver. Saat mengandungnya penuh dengan air mata, tetapi kini setelah dia lahir Theo begitu dekat dengan Denver, hubungan darah diantara mereka tidak bisa dipisahkan begitu saja. “Macet banget kebiasaan kalau weekend,” ujar Denver sedikit gundah karena takut Theo akan menangis di perjalanan. “Berhenti aja di resto, kasihan Theo kalau rewel.” Rosmala menyarankan. “Masih nyaman Theo Mas, nanti aja kalau udah waktunya makan siang kita berhenti.” Denver mengangguk, untung saja Theo masih aman dalam pangkuannya. “Kalau kamu capek tidur sayang, Theo sama aku kok. Dia kayaknya nyaman aja,” ujar Denver pada Shevaya. Shevaya mengangguk, dia memang lelah, tetapi melihat suami dan anaknya rasa

