Bab 195. S3 (status Baru)

1105 Words

Aara menatap cincin yang melingkar di jarinya, cincin yang simple, tetapi Aara yakin harganya tidak se simple itu. Aara masij tidak menyangk jika malam itu digunakan Arion untuk langsung melamarnya, dia hanya bisa mengiyakan segalanya karena tidak ingin keinginan 2 keluarga akan sia-sia begitu saja. “Sayang, jadi pergi ke rumah calon mertuamu?” Tanya Lita. “Hem Mas udah di jalan Mah,” ucap Aara. “Ya udah nanti mama sama papa berduaan aja di rumah,” ujar Lita dengan tawanya. Aara mengangguk kedua orang tuanya memang seperti itu, pernikahan mereka sudah berjalan lama, tetapi keduanya masih sangat romantis dan saling menyayangi. “Aara nggak nyangka aja udah tunangan Mah,” ucap Aara. “Jalani sayang, Arion juga udah buktiin perkataannya. Kamu jangan ragu,” ujar Lita. Aara mengangguk, apa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD