Perut Shevaya semakin besar, tinggal menghitung hari anak yang ada di dalam kandungannya akan lahir. Shevaya sangat bersemangat untuk menunggu kehadiran anak yang ada di dalam kandungannya, dia sangat bersemangat menunggu kelahiran putra tercintanya. “Semuanya sudah lengkap’kan Yah?” tanya Shevaya. “Sudah, Felix kemarin datang juga bawa baju dan keperluan bayi dari Rosmala. Ayah sudah menolak, tetapi dia memohon meminta ayah untuk menerimanya.” “Sudahlah, Mama memang seperti itu. Aku hanya ingin fokus pada persalinan semoga segalanya dilancarkan Yah,” ujar Shevaya. Renald mengangguk, dia merasa sedih melihat kisah anaknya. Renald tidak menyangka bahwa Denver tidak peduli atau menghubunginya untuk sekedar bertanya tentang kondisi Shevaya. Renald tidak berharap Denver menghubunginya, dia

