Denver melemparkan map coklat pada Felix, dia hanya meminta Felix membukanya tanpa mengatakan apa pun. Denver memang trelihat menyebalkan, tetapi lelaki itu adalah saudaranya, tanpa menunggu lama dia langsung membuka amplop dan melihat isinya. Dia terkejut bahwa Denver bisa menemukan rekaman lama yang selama ini dia cari. Jantungnya berdebar kencang, Felix takut dengan apa yang akan dia lihat, dia takut jika orang yang dia sayangi berhubungan dengan kecelakaan yang terjadi di masa lalu. “Bukankah ini Mama?” tanya Felix menatap Denver bertanya-tanya. “Ya, Ibumu menyusun rencana untuk membunuh ayahmu. Rencana yang dilakukan bersama Danuarta demi mendapatkan perusahaan Frederick.” “Kak, ini beneran?” tanya Felix. “Kakek meminta ayah mengambil alih karena dia sudah tau hal itu. Rekaman itu

