Perjalanan berjalan begitu lancar istrinya kini banyak makan di atas pesawat, dia merasa sering lapar bahkan karena saking malunya dia selalu meminta Denver untuk meminta makanan. Apa pun dia lakukan karena tidak ingin lapar di perjalananan. “Maaf ya bikin Mas malu,” bisik Shevaya. “Nggak papa yang penting kamu sehat-sehat aja. Lagian juga nggak masalah sayang, jangan takut.” Denver mengusap lembut pipi Shevaya yang selalu membuatnya tergoda. “Sheva takut nanti dibicarain banyak orang, enggak tau kenapa jadi sering lapar Mas.” Shevaya menatap suaminya dengan berkaca-kaca. “Jangan nangis, nggak ada yang salah. Lagian kita juga bayar mahal sayang,” ujar Denver. Shevaya yang terbawa hormon hamil kini terasa begitu melankolis, dia terlalu takut menjelekkan nama suaminya. Shevaya juga tida

