Bab 7. S2 Theo

2642 Words

Setelah mereka sampai di depan Fakultas Kedokteran, Isabel dengan segera keluar dari dalam mobil. Dari tadi dia sudah merasa tidak nyaman dengan atmosfer yang penuh dengan aroma cuka. Pria pencemburu itu menakutkan. Kakaknya sangat tidak sadar diri kalau dia saat ini bukan siapa-siapanya Kaia. Dia rasanya malu harus mengakui kalau Theo adalah kakaknya. Melihat Isabel keluar dari mobil, Kaia ingin segera menyusulnya. Dia tidak begitu mengenal Theo dan kepribadian pria itu, karena mereka jarang berinteraksi sebelumnya. Jadi lebih baik dia cepat-cepat melarikan diri sekarang. “Tunggu.” Sentuhan hangat itu, ini adalah kedua kalinya Theo menggenggam pergelangan tangannya. Kaia melihat ke arah luar, dia sudah tidak lagi mendapati keberadaan Isabel. Bukankah ini baru beberapa menit berlalu? Ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD