Theo mengusap lembut wajah Kaia, lelaki itu terpesona dalam paras cantik tunangannya. Ingin rasanya Theo menikahi Kaia dengan segera, tetapi dia tidak bisa melakukan hal itu karena dia sadar bahwa perjalanannya masih sangat panjang. Perasaan itu terasa sungguh menyakitkan untuknya dia ingin bersama dengan Kaia, tetapi dia tidak bisa melakukannya karena jarak di antara mereka yang lumayan jauh. Theo ingin bersama, tetapi dia tidak bisa meninggalkan Kaia sendiri ketika mereka sudah menikah nanti. Keinginan Theo adalah menyelesaikan semuanya dan segera kembali untuk bersama dengan orang terkasih. “Kamu jangan bosan dengan hubungan ini ya sayang? Walau jarak yang jauh memisahkan, tetapi yakinlah kita akan bisa menang melawan semuanya. Waktu yang telah terbuang tidak akan pernah ada penyesala

