Bab 192. S3 (Menjadi Pusat Perhatian)

1160 Words

Aara cemberut ketika Arion mengantarkannya sampai kelas, lelaki itu tidak peduli dengan semua perkataan Aara, semua penolakan yang dia katakan bahkan hanya di anggap angin belaka. Banyak orang yang naksir Arion karena itulah dia tidak ingin menjadi sasaran mereka untuk di bully karena Arion bersamanya. “Kamu kenapa? Nggak suka kalau aku anterin kayak gini?” Tanya Arion. “Banyak yang naksir sama kamu, aku nggak mau kalau di labrak kakak tingkat,” ujar Aara. Jujur permasalahan itu sudah lama terjadi terkadang ada banyak orang yang tidak tahu diri dan terlalu percaya diri bahwa dia yang akan di pilih oleh Arion. Mereka sungguh terlalu terobsesi dengan Arion, rela melakukan hal buruk demi keinginannya. “Nggak kok, Mas tunggu di sini. Kamu masuk kelas sekarang,” ucap Arion mengusap lembut r

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD