Pesta ulang tahun perusahaan di adakan di hotel mewah, ballroom yang besar mampu menampung banyak undangan yang datang. Banyak orang yang memperlihatkan status sosial mereka masing-masing, ada yang kaya ada yang pura-pura kaya. Semua orang yang datang adalah undangan dari mereka, segalanya yang datang merupakan orang penting dan orang yang bekerja di perusahaaan tersebut. “Mau lihat yang punya perusahaan tapi nggak datang-datang,” ucap Yuni pada Tia. Mereka sudah duduk di meja melingkar khusus divisi mereka, jika bukan karena rencana balas dendam maka mereka tidak akan di undang oleh Denver. Merek memang karyawan, tetapi kerjanya di balik layar. “Sheva kok belum datang ya?” tanya Intan. “Paling juga nggak datang, ngapain dia datang? Emang punya gaun? Lagian perutnya juga udah besar.”

