Bab 28. Gengsi

1313 Words

Shevaya terbangun dari tidurnya ketika perutnya terasa lapar, dia melewatkan makan malam karena kecewa dan kini akhirnya dia tidak bisa tidur dengan nyenyak karena perutnya keroncongan. Gerakan Shevaya membangunkan Denver yang tidur di sebelahnya, lelaki itu memutuskan tidur di kamar Shevaya karena rasa bersalah. “Kenapa?” tanya Denver yang mengucek matanya. Denver memaksa bangun walau rasa kantuk menyerangnya, jam baru menunjukkan pukul dua malam dan kini dia melihat Shevaya yang gelisah dari tidurnya. Dia tahu bahwa wanita itu pasti lapar karena melewatkan makan malam. “Laper?” tanya Denver yang hanya di jawab gelengan kepala Shevaya. Wanita itu terlalu gengsi menunjukkan rasa lapar yang dia rasakan, sejak semalam Denver sudah menawari makan malam, tetapi dia menolak karena rasa saki

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD