Sheza dan Abian sudah sampai di rumah, awalnya Sheza meminta Abian untuk tidur di kamar yang berbeda dengannya tetapi ada lagi gitu memohon dia mengatakan bahwa dia tidak bisa tidur juga tanpa ada dirinya apalagi ini pertama kalinya dia menginap di rumah tunangannya. “ alah palingan ini juga akal-akalan mu aja,” ucap Sheza Yang mau tidak mau mengijinkan Abian untuk tidur satu kamar dengan dirinya. Abian tersenyum dalam hatinya akhirnya dia mendapatkan apa yang dia inginkan, abian memang tidur satu ranjang tapi dia berjanji tidak akan melakukan hal yang buruk pada tunangannya. Abian kapok dia takut jika tunangannya marah dan membatalkan pernikahan karena dia tidak bisa menjaga ucapannya sendiri, lelaki memang yang bisa dipegang adalah janjinya karena itulah dia tidak ingin wanitanya meras

