Aara kembali ke kamar dia tidak ingin mengganggu momen adik dan kakak itu, aara senang karena akhirnya Anne mulai terbuka pada kakaknya. Dia hanya mengatakan bahwa Arion tidak akan memperlakukan Anne buruk jika seandainya ada hal yang terjadi. “Sayangg,” panggil Arion ketika pintu terbuka. “Iya ada apa Mas?” Tanya Aara seolah bangun tidur. “Mas udah ngobrol sama Anne,” ujar Arion mendekati Aara. Aara mengangguk, dia mendengar apa yang dikatakan oleh Arion. Lelaki itu menceritakan semuanya bahkan tentang permintaan Anne yang ingin pindah kampus. “Tapi kenapa pengen pindah?” Tanya Aara. “Mas juga gatau sayang, lagi pula Anne masih menyembunyikan apa yang dia alami. Aku tanya juga masuh disembunyikan, kayaknya ada yang tidak beres. Kamu jangan bilang siapa pun masalah ini, Mas bantu Ann

