23. HAPPY

1314 Words

Sebenarnya, Revan sudah tahu dari Alfa tentang Bintang yang tiba-tiba saja mengganggu Cia saat dirinya tidak ada di sekolah. Bahkan sudah sempat terjadi keributan di kantin. Ia menjadi heran, kenapa Bintang berperilaku seperti itu. Revan membawa kembali Cia ke ruangannya. Cia melihat wajah Revan yang sedang meredam amarah. Ia menunduk takut dan memilin tali slingbag-nya. "Kak Revan marah lagi, ya?" ucap Cia ragu. Revan menarik napasnya lalu membunganya dengan perlahan serta menggeleng, "Nggak. Gue nggak marah." Cia perlahan melangkah ke arah Revan yang tengah duduk di sofa. Ia duduk menghadap cowok itu yang tidak menatapnya. "Cia minta maaf." Revan menoleh dan melihat Cia yang menunduk. Ia tersenyum simpul dan menarik dagu itu untuk menatap matanya. "Bukan salah lo. Sama sekali

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD