Cia melangkah lebar keluar dari daerah rumahnya. Dengan pandangan fokus ke ponselnya. Pagi-pagi, mood Cia sudah tidak baik. Bagaimana bisa ia bangun tidur tidak ada satu pun pesan dari Revan? Ke mana cowok itu pergi selama ini? Ngomong-ngomong soal rumah, Cia pindah setelah suami ibunya itu memilih menetap di Indonesia. Keinginan Cia untuk tinggal dengan keluarganya yang bahagia terwujud. Hanya kurang Rayhan di dalamnya. Kakaknya itu memilih tetap belajar di Amerika. "Awas aja nanti. Nggak bakal Cia balas chat-nya kalo dia hubungin Cia." Gadis itu memasukkan ponselnya ke totebag-nya. Tidak mencemaskan lagi tentang ada apa yang sebenarnya terjadi dengan Revan. Kekesalannya sudah sampai di titik puncak. Drttt drttt drttt Ponsel yang baru saja ia masukkan ke dalam totebag, berdering memb
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


