Aku masih mengaduk-ngaduk piring makananku. Entah kenapa rasanya aku sedang tidak ingin makan, padahal aku belum makan dari kemarin. "Dimakan Nay, itu nasi lama-lama bisa jadi bubur kalau kamu ubek-ubek begitu terus Nay!" Tegur Kayla. Aku meletakkan sendok yang sedari tadi aku gunakan untuk mengaduk-aduk makananku. Aku menarik nafas panjang dan menyeruput es jeruk di depanku. "Ya aku cuma gak habis fikir aja sih Kay, kok bisa ya sejahat itu Maheka sama Angga, padahal Angga sesayang itu sama Maheka. Dia bahkan udah ngasih segalanya buat Maheka, dari sekolah modelling sampai sekarang lho, kendaraan dan fasilitas lainnya selalu Angga berikan ke Maheka. Angga begitu percaya sama Maheka bahkan dia dikasih kepercayaan untuk mengelola showroom, eeh malah di korupsi sama Maheka." "Itu bisa

