Aku merebahkan diriku sebentar setelah melakukan foto wedding dari pagi tadi. Rasanya pinggangku benar-benar lelah. Kuusap keringat yang terus mengalir membasahi wajahku. Aku memejamkan mata sebentar untuk menghilangkan lelah pada tubuhku. Pekerjaanku setelah ini masih banyak jadi aku tidak bisa terus menerus mengeluh capek. "Mau sampai kapan kamu sembunyi Nay ?" Tanya Maheka yang baru saja selesai make up. "Udah selesai Ka make upnya ? Mau difoto sekarang ?" Tanyaku sambil merubah posisiku menjadi duduk. "Nay, jawab dulu pertanyaanku. Mau sampai kapan kamu bersembunyi ?" Selama ini Maheka yang menolongku. Dia merawatku selama aku dirawat di klinik akibat kecelakaan yang kualami di depan rumahnya. Pada awalnya Maheka tidak ingin ikut campur mengenai segala urusanku dan Angga, Mahek

