Hari ini pertama kalinya aku kembali ke Solo, ke tanah kelahiranku sendiri setelah selama hampir lima tahun aku meninggalkan kota yang penuh dengan kenangan ini. Aku berdiri tepat di titik 0 kilometer kota Solo. Tepat di depan Balaikota Solo. Kota ini masih sangat indah dengan segala bentuk bangunannya. Solo semakin bertambah ramai dengan banyak turis asing yang berjalan di sekeliling Balaikota. Masih sama seperti dulu, banyak pengunjung yang memilih untuk berbelanja di pasar gede mencicipi timlo Solo, makanan yang katanya kas Solo ini. Perut yang lapar membuatku juga ingin mampir untuk sekedar makan semangkok timlo Solo dan esteh. Bertahun-tahun aku menjalani hidupku sendiri. Aku hampir ingin mengakhiri hidupku jika bukan karena ada nyawa di dalam rahimku mungkin sekarang aku sudah ting

