PENGAKUAN KAYLA

1030 Words

*POV ANGGA* Aku kembali menyesap kopi sebelum memulai pekerjaan hari ini. Kopi hitam pahit tanpa gula yang selama ini menemaniku semenjak Kanaya pergi menghilang dari kehidupanku. Pahitnya kopi tidak lebih pahit dari jalan hidupku semenjak aku kehilangan Kanaya dari sisiku. Lima tahun bukan waktu yang cepat untukku melupakan Kanaya, semua cerita dan kenangan manis yang aku lalui bersama Kanaya masih sering terbayang dalam otakku. Aku bahkan tidak lagi memiliki gairah bercinta setelah kepergian Kanaya. Kupikir hidupku bisa bahagia seiring berjalannya waktu berdampingan dengan Kayla, tapi nyatanya semakin melihat dia aku semakin mati rasa. Bahkan rasa benci sering muncul takkala dia terlihat baik di depan mataku. "Selamat pagi Angga ...." Sapa Kayla yang tiba-tiba duduk di depan mejaku. "

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD