MALAM INDAH

1101 Words

Peluh membasahi dahi Angga ketika dia menggerakkan tubuhnya, memompa kejantannya di dalam kewanitaanku. Sesekali desahan itu lolos begitu saja dari mulut Angga ketika dia merasakan kewanitaanku yang masih sangat sempit ini. Butuh waktu lama Angga bisa menerobos lubang kewanitaan milikku yang selama 20 taun ini kujaga sepenuh hati. Aku tidak tau bagaimana aku bisa melepasnya begitu saja kepada Angga setelah selama ini aku menjaganya. Tak jarang akupun melenguh sakit saat kejantanan Angga berusaha untuk terus menerobosnya. "Sakit Angga ..." Ucapku saat Angga mulai melakukan penetrasi kepadaku. Angga menghentikan gerakannya, dia kembali meraup bibirku dengan lembutnya hingga membuat tubuhku merasa tenang dan melupakan sejenak rasa perih pada pangkal pahaku. Angga meremas buat dadaku dan k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD