Rara tampak bahagia sekali melihat kepulangan kevin , dari Bali. Dia sudah tidak sabar bertemu dengan sang pujaan hatinya “hai sayang,… “ lambai kevin dari kejauhan “hai” rara melambai kan tangan dan terus berlari kearah kevin, kemudian memeluk kevin dengan sangat erat “bagaimana kabar mu sayang” tanya kevin sambil mengelus-elus rambut rara “baik sayang, kamu bagaimana?” “baik, kita pulang yuk!” ajak kevin “ayuk” Dari bandara hingga sampai ke rumah, kevin tidak banyak bicara, dia hanya memandang rara sesekali dan kemudian tersenyum, itu yang ia lakukan berulang-ulang hingga membuat rara kwatir. “mas, kevin kenapa ya, mau nanya masalah devin, nanti takut dia tersinggung, aduh, serba salah deh” (gumam rara dalam hatinya) Sesampainya di apartemen , kevin langsung masuk

