Refleks wanita itu meringsut menjauhi Varen, dia tersadar kalau dirinya masih memeluk Varen. “Ma---maaf ya.” ucapnya terbata-bata. “Aku tidak bisa tidur. Tolong bangunkan aku satu jam lagi dan buatkan aku kopi.” ucap Varen. “Kamu begadang?” tanya Reina menatap wajah Varen yang terlihat lelah. Bukannya menjawab, pria itu malah memejamkan matanya. Tak lama dia sudah pulas dan tampak dadanya naik turun dan tarikan napasnya terdengar kasar. Reina mendengus, “Orang lain bangun kamu malah tidur. Apa yang kamu lakukan semalaman?” Dia bangkit dari ranjang dan melirik jam diatas nakas yang menunjukkan pukul empat tiga puluh menit. Dia kembali menatap wajah suaminya lalu tersenyum dan menyelimuti tubuh suaminya. Dia pergi ke kamar mandi membersihkan diri, lima belas menit kemudian Reina keluar d

