Naresya masih mencerna apa yang terjadi disana. Dia bahkan tidak tahu jika Naskala sudah tiba di perusahaan. Apalagi tiba tiba tim audit datang kesana dan langsung memeriksa semua orang yang tadi menghujatnya. "Naresya, kamu nggak usah bingung gitu. Ini semua memang harus di lakukan untuk memberi efek jera pada mereka. Bukan karena kamu adalah orang terdekat tuan Naskala. Tapi aku juga tidak mau jika aku mempunyai bawahan yang seenaknya saja dalam bekerja." Naresya mengangguk gagu, dia masih bingung harus bersikap seperti apa. Disana Naskala juga ikut memberitahu tim audit tentang apa yang sudah di temukannya. "Tuan Naskala memang sudah menyelediki banyak orang di perusahaan ini setelah dia kembali. Di tambah aku selalu menemukan beberapa penyelewengan dana yang tak sedikit. Hanya sa

