"Handphone Papa mana ya?" Raihan merogoh saku kemejanya dan juga celananya. Ia juga membuka tas kerja dan dashbord mobil, namun nihil. Benda yang dicarinya tak ada. "Papa gimana sih? Tadi di taruh dimana?" Tanya Rita dengan kesal. "Ohiya, tadi lupa kebawa. Handphonenya ada di meja makan. Sebentar ya Papa ambil dulu." "Jangan lama-lama Pa, aku udah telat!!" "Iya bawel," Raihan mengerling dan mengusap rambut Rita. Rita yang duduk di samping kemudi hanya misuh-misuh. Raihan berjalan kembali memasuki rumah. Di sudut ruangan, tepatnya di arah dapur, ia melihat Aqila dan Hendrian tengah berdiri berdua seperti sedang berbincang-bincang. Namun Raihan tak tahu apa yang sedang mereka bicarakan. Raihan berjalan semakin dekat ke arah mereka dan disaat yang bersamaan juga Hendrian memajukan l

