"Mamaaaaa.." Rita berlari menghampiri Aqila dan juga Raihan yang baru memasuki rumahnya. Rita memeluk Aqila erat. "Kangen ih.." Aqila mengelus rambut Rita dengan sayang, "sama. Mama juga kangen." "Sama Papanya kangen ngga, La?" Banget. "Ngga tuh." Kepala Aqila menengok ke belakang menghadap Raihan sambil menjulurkan lidahnya. Raihan hanya terkekeh. "Kamu apa kabar?" Tanya Rita setelah pelukannya merenggang. "Baik Mah, tapi Papa sering ninggalin aku sendirian di rumah." Rita menipiskan bibirnya. "Kalo ada Mama kan aku jadi ngga sendirian lagi. Seneng deh." "Kamu di terima di SMA mana?" Tanya Aqila. "Di SMAN 84 Ma. Tinggal verifikasi sih, ntar kesananya sama Mama ya?" Aqila mengangguk setuju. Raihan berdehem, "Papanya dianggurin nih?" "Ish sana! Papa ganggu acara kangen-kangenan a

