THIRTY FIVE

1854 Words

               Hari sudah malam dan Hito masih belum juga bisa tidur. Hito membalikkan badan menghadap Anna yang kini menghadapnya dan sudah tertidur pulas. Ia melipat tangannya dan menjadikkannya bantalan untuk di kepalanya sambil menatap ke arah langit-langit kamar yang berwarna putih. Beberapa kali ia mencoba memejamkan matanya sambil berusaha mengistirahatkan otaknya. Namun sayang, hingga pukul dini hari dirinya masih belum bisa tertidur pulas. “Kenapa Sayang?” tanya Anna yang tiba-tiba terbangun karna haus. “Aku ga bisa tidur. Ga tau kenapa,” jawab Hito datar menatap istrinya yang kini berdiri di sampingnya dan hendak memakai sandalnya. “Mau ke mana?” tanya Hito lagi sambil memegang tangan istrinya. “Minum ke bawah. Aku lupa bawa air ke atas.” “Aku antar ke bawah,” Hito kemudian

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD