Tit..... Tit..... Tit..... Bunyi suara monitor terdengar diseluruh penjuru ruangan, sebulan lebih ini tak ada tanda-tanda Jesica akan membuka matanya. "Gelap sekali" roh Aca berbicara. "Apa ini aku seperti kapas yang tak mempunyai jiwa, apa aku masih berada ditubuh gadis ini?" roh Aca bertanya-tanya. "Aku merindukan keluargaku" roh Aca menangis, tanpa disadari air mata Jesica juga keluar. "Hey kau menangis?" Ucap Jayden saat melihat adiknya mengeluarkan air mata. "Kau mendengarkan ku, aku kakakmu Zuin" ucap Jayden lagi. Dan air mata Jesica lagi-lagi keluar dengan sendirinya. "Aku..aku merindukan kakakku, tolong aku kak disini gelap" roh Aca menangis. "Cepatlah sadar sayang, kami menunggumu, dan kami mencintaimu" Jayden mencium kening adiknya. Diluar ruangan, keluarga D'Jandra m

