Violeta melupakan jika ia berada di d**a Leonel dan mungkin pria itu tidak melihat anggukkannya barusan, Violeta menarik dirinya dari pelukan suaminya. Ia perlahan menangkup kedua pipi suaminya. “Ayo, kita bersama-sam belajar untuk memahami satu sama lain.” Leonel menatap Violeta, entah apa arti tatapan Leonel yang jelas batin Leonel saat ini hanya merasakan rumit. Rumit karena ia masih tidak memiliki rasa kepada Violeta. Tetapi, ia akan mencoba seperti apa yang William katakan. Ia akan berusaha mencintai dan menerima takdirnya, juga menghargai wanita yang sedang mengandung calon anaknya. Istrinya. “Terima kasih,” ucap Leonel pelan. Violeta menggeleng. “Akulah yang harus berterima kasih karena kau akhirnya kembali.” Leonel membelai rambut di kepala Violeta lalu menarik wanita itu ke da

