Revan datang ke rumah sakit bersama dengan Vano untuk melihat keadaan Sherin dan ayahnya. Revan pun berniat untuk menemani Sherin. Kasihan Sherin sendirian. "Mas sudah sarapan?" Sherin bertanya, setelah Revan berada di dekatnya. Kemarin dia mendengar kabar dari Vano kalau sampai sekarang Revan belum sembuh sepenuhnya. "Sudah di rumah tadi." "Sudah minum obat?" "Sudah." "Baguslah. Mas jangan susah kalau minum obat," nasehat Sherin. Revan tersenyum mendengar itu. Menyentuh kepala Sherin dan mengacak rambutnya pelan. Revan suka dengan perhatian yang diberikan Sherin padanya. Vano dan Vian saling tatap sesaat melihat interaksi manis Revan dengan Sherin. Entahlah. Terasa sedikit aneh bagi mereka. Mungkin karena belum terbiasa melihatnya. Setelah cukup lama memperhatikan, akhirnya Vano dan

