DIRTY BABY - 64

2551 Words

"Saat jam istirahat, kau jangan lupa makan ya? Dan ya.. telfon aku jika Erick atau siapapun macam-macam padamu." Litzi mengangguk dan tersenyum menanggapi perkataan Rex. Para murid memperhatikan mereka yang ada di pelataran sekolah. Lucu sekali, mereka pasangan yang unik. Pria bersetelan suit, gadis berseragam sekolah, pria bertubuh tinggi dan tegap, gadis pendek dan berisi, pria dewasa, gadis remaja. Meski umur mereka beda 10 tahun, mereka terlihat serasi. Banyak yang beranggapan bila gadis seperti Litzi adalah tipenya, anak sekolah dan polos. "Nanti Dylan kesini untuk mengawasimu," ucap Rex. Litzi tersenyum lebar, "Realmente? Dylan?!" *(Realmente : sungguh). Rex mengangguk sambil tersenyum, "Bukankah dia pengawal favoritmu?" "Tidak," balas Litzi. Rex mengernyit. "Pengawal favorit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD