121

210 Words

Sontak kedua orang ini kembali kaget, mereka berdua saling tatap satu sama lain. “Benarkah? Oh saya senang sekali, apakah kamu adik dari Zanko dan Yasashi?” ucap bapak guru yang mendadak mengubah sikapnya padaku. “Ya tentu, mereka adalah kakak laki-laki saya” “Maafkan saya, saya tidak percaya padamu tadi. Ibu Bel pergi ke ruang kelas untuk mengajar saja, saya akan mengantarkan anak ini menemui kepala sekolah” Ibu Bel memperlihatkan senyum manisnya yang membuat pria ini merasa sangat senang, ya sepertinya ia menyukai ibu Bel. “Terima kasih, kalau begitu saya pergi dulu” jawab ibu Bel yang kemudian pergi. Kini hanya ada aku bersama bapak guru. “Ikuti saya, An. Saya akan menunjukan ruang kepala sekolah” “Ya baiklah, sepertinya bapak sangat senang melihat ibu Bel tersenyum. Apakah bapa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD