73

212 Words

“Ya, aku dan ayah sudah mengatakan semuanya. Aku harap kamu datang, kita akan bertemu lagi kan? Kudengar kamu akan pergi beberapa hari lagi. Jadi aku minta pada ayahku untuk di adakan acara seperti itu agar aku bisa bertemu denganmu” Mendengar penjelasannya yang tidak masuk akal itu membuatku merengut, “Kamu melakukan ini hanya untuk pamer! Kenapa kau harus datang?!” “Uh, jadi kamu tidak datang? Kamu sudah janji padaku untuk datang loh!” “Kapan aku berjanji denganmu?” Tiba- tiba saat kami sibuk berbincang dan lupa dengan tugas. Guru Hezky datang, ia menegur Won. Aku yang mulai menyadari hal ini segera menyelesaikan tugasku. Kusimpan kerta pemberian Won padaku.   Ya begitu lah ceritanya. Hingga kini aku masih menyimpan kertas ini, dan selalu kubawa kemana pun aku pergi. Dan, acara itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD