33

225 Words

Pria itu pun pergi meninggalkanku. Kata- katanya padaku mengartikan bahwa dirinya juga tidak bisa menerima kehadiranku disini. Kami tidak bisa saling menerima kehadiran anggota keluarga baru. Baik dalam keluargaku maupun dalam keluarga Yasashi sendiri. Mungkin saja, pria itu sama sepertiku. Ya maksudku ia melakukan hal yang sama sepertiku, berpura- pura menerima anggota baru dalam kehidupan ini dan hanya bisa diam serta menyetujui semuanya demi orang yang paling berharga dalam hidupnya. Pelayan rumah pun tetap disini, mereka tetap berdiri dan menunggu perintah dariku. Dengan dua tongkat di kanan dan kiriku, aku bisa berjalan. Aku berjalan mendekati beranda. Dari beranda ini lah aku bisa melihat jauh pemandangan. Pemandangan perumahan ini, perumahan yang luas dengan taman yang indah. “Dim

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD