19

223 Words

Kedua putranya pun memperlihatkan hadiahnya, seketika itu lah ibunya langsung menaruh wajah kesal dan langsung memukul kedaua putranya. “Aaawww! Ampun!” ucap Yasashi. “Aww... sakit, ibu! Memang ada yang salah dengan hadiah kami?” tanya Zanko sembari menahan rasa sakit. Dua benjolan pun telah terlihat di atas kepala dua anak laki- laki remaja itu. Mereka berdua seperti orang tidak tahu keadaan orang yang akan diberi hadiah itu. “Apa katamu? Ya ampun! Ibu tidak pernah mengatakan kalau kalian harus memberinya hadiah yang seperti ini! Ibu cuman katakan pada kalian berdua kalau ingin memberinya hadiah itu hadiah yang di sukai anak perempuan. Bukan yang seperti ini!” Yasashi menenteng boneka besarnya hingga dirinya pun tak terlihat, ia berucap “Boneka ini juga di sukai oleh perempuan kan? A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD