163

245 Words

Tepat sore hari, aku segera keluar dari kamar dan mengenakan pakaian panjang serta masker untuk tidak dikenali oleh orang lain. Aku keluar kamar dan beberapa pelayan memperhatikanku hingga aku melepaskan masker dengan begitu mereka akan mengenali diriku. “Nona An, nona mau pergi kemana?” sapa seorang pelayan. “Ibu belum kembali kan? Saya pergi jalan-jalan sebentar, nyonya jam berapa pulang?” “Nyonya biasanya jam delapan malam baru kembali” “Tuan?” “Tuan jam sembilan malam baru kembali, tetapi kadang-kadang tuan datang lebih awal juga” “Oh, tidak masalahkan jika aku pergi?” Para pelayan terdiam dan membuatku bingung. “Baiklah, tandanya aku boleh pergi. Aku akan baik-baik saja kok” ucapku yang kemudian keluar dari rumah dengan mengenakan masker. Aku berjalan kaki meninggalkan rumah i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD