Warning!!!! Konten 21+ Tidak layak di baca untuk yang masih di bawah umur, jadi mohon menjauh dan mundur teratur dari lapak penuh dosa ini yes, wkwkwk .... ===== Santy berlari menuju suaminya, Gusti. “Astaga, anak Papa nggak sabaran! Mata mama ternodai!” “Ada apa emang, Ma?" “Mama ambil HP Mama yang ketinggalan di kamar pengantin. Mama jadi ganggu mereka yang mau malam pertamaan di siang hari bolong, Pa.” Gusti tertawa. “Ma, Ma, nggak pa-pa, biar cepet punya cucu. Lagian Mama enggak ketuk pintu dulu gitu?" "Enggak. Mama lupa, Pa, main nyelonong-nyelonong aja.” “Ma, Ma, kasihan ju-nior Indra pasti tidur lagi.” "Papa.” Santy memukul lengan suaminya. @@@ “A'a, sih, nggak sabaran." Marisa memasangkan kancing yang telah dibuka oleh Indra. “Maaf, Sayang.” "Udah sini, tidur dulu

